“Hey
anak muda, kapan kau mulai ada di sini?” tanyaku pada pendatang baru yang
nampak kebingungan berada di ruang yang ramai dan pengap ini. Tempat ini memang
sangat ramai, sampai hampir tak ada lowong lagi. Pengap. Terlalu banyak yang
menyesaki. Mereka datang satu persatu tapi hanya sedikit yang pergi.
Jumat, 22 Februari 2013
Rabu, 20 Februari 2013
Malam ini___hujan yang sendu
Aku sedang duduk di teras rumah sambil menikmati hujan. Kali ini hujan yang tidak terlalu deras, tapi hanya berupa hujan yang sendu. Sangat cocok berkolaborasi dengan malam yang terasa lebih pilu dari biasanya. Tidak ada bulan..juga tidak ada bintang. Tentu saja, ini karena hujan yang sendu ini, membuat awan hitam menutupi cahaya remang dari teman-temanku (bulan dan bintang) di kampung langit.
Minggu, 17 Februari 2013
Larilah Rasa Rinduku__
Sabtu, 16 Februari 2013
Kertas Putih
kertas putih..
biarkan dirimu tak lagi kosong dengan abjad yang tersusun rapi di atasmu..
biarkan kubercerita denganmu dan biarkanlah kawanan abjad itu menjadi bagian pemecah rasa sepimu.
tak lupa juga...aku ingin membuat sketsa sederhana sebagai awal dari rencana hebatku..
biarkan dirimu tak lagi kosong dengan abjad yang tersusun rapi di atasmu..
biarkan kubercerita denganmu dan biarkanlah kawanan abjad itu menjadi bagian pemecah rasa sepimu.
tak lupa juga...aku ingin membuat sketsa sederhana sebagai awal dari rencana hebatku..
Jumat, 15 Februari 2013
Gadis Kecil
Bolehkah saya berpura-pura menjadi gadis kecil yang tidak tau apa-apa, yang tidak dilibatkan pada permasalahan apa pun..
menari lepas di atas rerumputan hijau yang serasa menggelitik telapak kaki,,
atau melepas sepatu dan bersenang-senang bersama hujan sambil menangkupkan tangan,merasakan airnya menusuk-nusuk..
menari lepas di atas rerumputan hijau yang serasa menggelitik telapak kaki,,
atau melepas sepatu dan bersenang-senang bersama hujan sambil menangkupkan tangan,merasakan airnya menusuk-nusuk..
Senin, 21 Januari 2013
SATU
Malam semakin sepi, sorot lampu yang remang hanya menambah ketakutanku, bagiku itu lebih menakutkan dibanding gelap sama sekali. Aku takut dengan kesendirian, terlebih lagi angin semilir terasa membuat dunia di sekitarku menjadi semakin melambat, seperti slow motion. Seolah-olah masa ingin meninggalkanku lebih cepat dari yang seharusnya. Seolah-olah diriku akan terlunta sendiri di tepian malam yang tidak akan pernah menyambut mentari. Malam ini, aku benar-benar berada disatu ruang yang sunyi, ruang yang serasa terpisah dari kehidupan, ruang yang nyaris terasa mati.
Sabtu, 20 Oktober 2012
Malam Minggu Di Warkop
Malam ini hari sabtu, malam minggu tepatnya. Di mana hampir
semua orang menghabiskan malamnya senikmat yang ia bisa dengan alasan hari esok
libur.
Sedikit berbeda dariku, bagiku semua malam sama saja, tidak
ada yang special. Kebetulan saja malam ini saya nangkring di warkop sambil
memperhatikan keadaan sekitar, pola tingkah anak manusia di malam yang begitu sacral
bagi sebagian dari mereka, “MALAM MINGGU”
Senin, 01 Oktober 2012
Belajar Dari Yang Menentang
hari ini saya benar-benar merasa lelah. Bukan karena beraktivitas full satu hari, saya malah kebanyakan di kamar kos satu hari ini. Tapi karena lelah menelusuri lika-liku pikiranku dua sahabatku..., sebut saja nama mereka A dan B. hhhehhee..
lagi ada kesalahpahaman antara mereka berdua. si B sudah nangis-nangis gara-gara disangka yang tidak-tidak sama si A. Nah si A juga sebenarnya salah, langsung memvonis si B dan egois karena tidak mau menerima alasan si B.
lagi ada kesalahpahaman antara mereka berdua. si B sudah nangis-nangis gara-gara disangka yang tidak-tidak sama si A. Nah si A juga sebenarnya salah, langsung memvonis si B dan egois karena tidak mau menerima alasan si B.
Jumat, 17 Agustus 2012
Tak Perlu Menggugat Tuhan
Ia memandangi ponsel yang tergeletak
di meja kerjanya. Lihatlah mata itu, pandangan itu. Tercermin sebuah rasa
gelisah yang menyelimuti sosok wanita yang berparas manis dengan rambut yang
digerai begitu saja. Wajah yang terlihat semakin kusut dari hari ke hari. Ia
lupa memakai bedak yang dulu selalu menempel dengan setia di wajahnya. Lipstik
yang harusnya membuat bibirnya selalu terlihat indah, sekarang justru tak
pernah tersentuh lagi, pucat. Sementara kantung mata itu, sama sekali tidak
membuatnya tampak baik-baik saja. Lesu. Kuyuh. Seperti telah kehilangan gairah
hidup.
Senin, 30 Juli 2012
Kali Ini Terasa Berbeda
Dia,, lagi-lagi dia yang menjadi tokoh utamanya..
sudah kesekian kalinya, bahkan aku sudah tidak bisa menggunakan angka untuk memastikannya..
tapi malam tadi terasa sedikit berbeda dari sebelumnya..
tampak begitu nyata, seperti bisa mnyentuhnya, menyentuh wajah itu...
kata-kata itu seolah-olah kudengar dan kucerna dengan baik, "Sudah.., tidurlah dengan baik",
begitu menenangkan, seolah-olah bisa membuatku tenang dihari-hari sulit yg menantiku saat bangun nanti..
sudah kesekian kalinya, bahkan aku sudah tidak bisa menggunakan angka untuk memastikannya..
tapi malam tadi terasa sedikit berbeda dari sebelumnya..
tampak begitu nyata, seperti bisa mnyentuhnya, menyentuh wajah itu...
kata-kata itu seolah-olah kudengar dan kucerna dengan baik, "Sudah.., tidurlah dengan baik",
begitu menenangkan, seolah-olah bisa membuatku tenang dihari-hari sulit yg menantiku saat bangun nanti..
Jumat, 27 Juli 2012
Benar sekali, begini lebih baik...
Entah kenapa tiba-tiba aku ingin menulis tentang ini, mungkin karena aku sedang tidak punya ide bagus apapun untuk dijadikan tulisan atau___karena tiba-tiba saja aku merasa rindu dengan kenangan itu..
Beberapa hari yang lalu__aku membuka blog seseorang yang pernah menjadi harapan besar untuk kisahku. Seseorang yang pernah membuatku berharap bisa jadi special untuknya. Bisa membuatnya tertawa setiap hari, membuatnya marah dan kembali tersenyum atau__bisa membuatnya khawatir lalu merasa lega...
Dan sebuah kejutan untukku, aku mendapatinya menulis tentang__Ah,, entah aku yang terlalu "GR" atau__memang benar ia menulis tentangku..
Sabtu, 21 Juli 2012
Ceritaku di pendakian menuju Ramma', Malino
Hem..kali ini mau cerita soal petualangan kami ke Ramma', Malino di bulan Juni kemarin. Ini kali ke dua saya mendaki di sini. Diminggu kemarin saya ke sini juga ke tiga kalinya, tapi karena gak ada yang bawa kamera, jadi saya cerita pengalaman yang ini saja. Pertanyaan beberapa orang adalah, "Gak bosan mendakinya ke Ramma terus?"saya jawab, "Tidak". Sebenarnya pendakian ke Ramma' tiga kali berturut-turut itu adalah persiapan ke Bawakaraeng. Kata orang-orang, kalau sudah ke Ramma' minimal tiga kali sudah bisalah ke Bawakaraeng. Tapi jangan salah, pendakian kali ini yang di bawa cuma modal nekat, bayangkan saja, tenda cuma satu. Itupun tendanya sebenarnya kapasitas 4 orang, tapi dimasukin sama 6 orang. Ditambah lagi yang bawa sleeping bag cuma 3 orang, matras cuma 1, jadi tidurnya pake alas mantel, sukses dinginnya minta ampun, hahahahaha...
Do'a dari Pengagum LangitMu
Sekarang aku mengagumi langit tidak lagi sendiri...
keindahan langit pun kini berkolaborasi dengan kehadiranmu...
Aku belum mau ini jadi akhirnya..
harapanku masih banyak untuk kita..
keindahan langit pun kini berkolaborasi dengan kehadiranmu...
Aku belum mau ini jadi akhirnya..
harapanku masih banyak untuk kita..
Rabu, 18 Juli 2012
Dan Aku pun Mengerti
Masih
dengan cara yang sama. Tempat yang sama. Suasana yang sama. Hanya saja dengan
orang yang berbeda. Bukan Za tapi Andra. Aku tak pernah benar-benar mengerti
tentang perasaanku sendiri. Seperti tak ada bedanya. Deguban jantung yang sama
cepatnya. Kelegaan yang sama, tapi sekaligus dengan rasa was-was yang sama.
Satu yang kutau, aku takut jika keduanya juga sama-sama akan menghilang…
Senin, 11 Juni 2012
Bimbang
song by : Melly Goeslaw
Pertama kali aku tergugah
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan
Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci
Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu
Persimpangan jalan yang sulit kupilih
Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa
Namun ada yang hilang separuh
Diriku
Pertama kali aku tergugah
Dalam setiap kata yang kau ucap
Bila malam tlah datang
Terkadang ingin ku tulis semua perasaan
Kata orang rindu itu indah
Namun bagiku ini menyiksa
Sejenak ku fikirkan untuk ku benci saja dirimu
Namun sulit ku membenci
Pejamkan mata bila kuingin bernafas lega
Dalam anganku aku berada disatu
Persimpangan jalan yang sulit kupilih
Ku peluk semua indah hidupku
Hikmah yang ku rasa sangat tulus
Ada dan tiada cinta bagiku tak mengapa
Namun ada yang hilang separuh
Diriku
Jumat, 08 Juni 2012
Jiwaku Berontak
Jiwaku belakangan ini berontak untuk sesuatu yang sama sekali tidak kutau itu apa,,,
saya tidak mau mencari tau, walaupun sebenarnya sudah curiga dengan hatiku,
saya cuma butuh kesendirian tanpa suasana yang riuh sampai terasa jadi baik-baik saja___
bolehkah meminjam bahumu untuk mnyembunyikan tangisku?
karena hujan tidak begitu deras untukku menyusup masuk mengerang tadi pagi...
saya tidak mau mencari tau, walaupun sebenarnya sudah curiga dengan hatiku,
saya cuma butuh kesendirian tanpa suasana yang riuh sampai terasa jadi baik-baik saja___
bolehkah meminjam bahumu untuk mnyembunyikan tangisku?
karena hujan tidak begitu deras untukku menyusup masuk mengerang tadi pagi...
Minggu, 27 Mei 2012
Sendiri_(Part 8>Sampai Bintang Sirius Jadi Indah Kembali)
Tempat itu lagi__
tempat itu masih menjadi pilihan pertama dan terakhir bagi Indi untuk singgah..
Malam itu sama sekali tidak ada orang selain dirinya sendiri..
ditemani alunan musik dari Sheila On 7..
jari-jarinya tampak lincah menekan tuts-tuts keyboard komputer..
sendiri memang akan selalu menjadi waktu paling tepat untuk menulis, berkutat sendiri dengan imajinasi yang tidak akan pernah ada batasnya sepanjang diri sendiri tidak berniat membatasinya..
Sabtu, 26 Mei 2012
Memories_(Part 7>Sampai Bintang Sirius Jadi Indah Kembali)
Oktober, 2011
"Halo..."
"Ya, halo?"
"Kau kuliah jam berapa hari ini?"
"Jam 11, ini siapa?"
"Fathan.."
"Fathan?___oh,hhehhe..., kenapa kak?"
"Pasti kau baru bangun kan? suaramu jelek di telefon!"
"Ishh...darimana kak Fathan tau nomorku?"
"Di absen bodoh"
"Halo..."
"Ya, halo?"
"Kau kuliah jam berapa hari ini?"
"Jam 11, ini siapa?"
"Fathan.."
"Fathan?___oh,hhehhe..., kenapa kak?"
"Pasti kau baru bangun kan? suaramu jelek di telefon!"
"Ishh...darimana kak Fathan tau nomorku?"
"Di absen bodoh"
Ingin Hujan_(Part 6>Sampai Bintang Sirius Jadi Indah Kembali)
Suasana ruangan yang sempit tapi menyenangkan__
Sebuah komputer yang hampir tidak pernah dimatikan masih setia duduk tangkas di sudut kanan__
lukisan Bung Karno masih menggantung rapi di tembok dengan cat berwarna hijau yang sudah terlalu kotor namun tidak pernah diganti...
terpal berwarna hijau yang setia di injak, diduduki, dan ditiduri..
juga surat kabar dari terbitan tempo dulu sampai terbitan terbaru,
koran-koran itulah yang jadi teman paling akrab bagi Indi di ruangan itu,
bukan untuk dibaca, melainkan___dibuat menjadi perahu kertas dari yang ukurannya besar sampai yang kecil..
Semua masih dengan letak yang sama__tidak ada yang menggesernya selama 2 minggu ia tidak menginjak tempat itu..
Semua masih dengan letak yang sama__tidak ada yang menggesernya selama 2 minggu ia tidak menginjak tempat itu..
seulas senyum puas pun melengkung indah di wajahnya..
alasannya tentu saja karena setiap sisi, setiap sudut ruangan itu menyimpan kenangan-kenangan yang pastinya tidak akan pernah dilupakannya..
pernah__tempat itu pernah dihindarinya, tapi hari itu...ia merindukan segala suasana yang ramah dan nyaman di ruangan itu..
dan ia menyadari, terlalu konyol menghindari tempat yang tidak pernah bersalah apapun padanya..
Pelan ia duduk di depan komputer, menyentuh mouse dan membuka folder demi folder, ia juga tidak tahu benar..folder apa yang sedang ia cari, mungkin hanya sekedar mengisi waktu nya di tempat itu...
Tiba-tiba saja sebuah elusan tangan yang terasa tidak asing menyentuh ubun-ubunnya..
ia berbalik, dan benar__itu Fathan__
menengadah dan mendapati senyuman khas laki-laki yang sesungguhnya memang sangat ia rindukan...
berbagai perasaan yang campur aduk menyusup begitu saja di benaknya..
detakan jantung yang semakin memburu kembali terasa begitu aneh...
"semoga dia tidak pernah mendengar detakan yang selalu saja sama setiap kali melihat senyumannya..", gumamnya dalam hati.
alasannya tentu saja karena setiap sisi, setiap sudut ruangan itu menyimpan kenangan-kenangan yang pastinya tidak akan pernah dilupakannya..
pernah__tempat itu pernah dihindarinya, tapi hari itu...ia merindukan segala suasana yang ramah dan nyaman di ruangan itu..
dan ia menyadari, terlalu konyol menghindari tempat yang tidak pernah bersalah apapun padanya..
Pelan ia duduk di depan komputer, menyentuh mouse dan membuka folder demi folder, ia juga tidak tahu benar..folder apa yang sedang ia cari, mungkin hanya sekedar mengisi waktu nya di tempat itu...
Tiba-tiba saja sebuah elusan tangan yang terasa tidak asing menyentuh ubun-ubunnya..
ia berbalik, dan benar__itu Fathan__
menengadah dan mendapati senyuman khas laki-laki yang sesungguhnya memang sangat ia rindukan...
berbagai perasaan yang campur aduk menyusup begitu saja di benaknya..
detakan jantung yang semakin memburu kembali terasa begitu aneh...
"semoga dia tidak pernah mendengar detakan yang selalu saja sama setiap kali melihat senyumannya..", gumamnya dalam hati.
Because I Miss You by Jung Yong Hwa (Heartstrings original soundtrack)
Alway the exactly same sky and always the same day
Only thing that is different is that you are not here
I thought I've let you go. Without anything left
No, no. I still haven't been able to let you go
Longing for you, I am longing for you.
Because I am longing for you, I call you and call you by myself everyday
Missing you, I am missing you.
Because I am missing you, now I just call out your name like a habit.
Even today
Day by day, I feel like I am dying, so what could I do?
Love you, Love you. I love you.
Without even being able to tell you these, I've had to let you go like that
Sorry, I am sorry.
Can you hear me? Could you be able to hear my late confession?
I love you.
Langganan:
Postingan (Atom)


















